Serombotan Klungkung
DESKRIPSI
Serombotan adalah salah satu jenis lauk pauk khas daerah Klungkung, yang dibuat dari campuran beberapa jenis sayuran, kacang-kacangan dan bumbu. Serombotan dibuat untukhidangan, dimakan sebagai teman nasi dan dijual. Daerah pemasaran serombotan tidak terbatas hanya di Klungkung, namun telah menyebar sampai ke daerah-daerah lainnya di daerah Bali. Bahkan sudah dijual di swalayan di kota Denpasar.
KOMPOSISI
Sayur-sayuran yang biasa digunakan sebagai bahan serombotan adalah kangkung, bayam, buncis, tauge, kacang panjang, kecipir, pare dan terung. Kacang-kacangan yang digunakan antara lain kacang tanah, kacang gude, kacang merah, dan kacang hijau (“kencai”), sedangkan bumbu (sambal) terdiri dari dua jenis yaitu sambal kelapa dan sambal “koples”.
Bahan
Jenis-jenis sayuran yang dipakai sebagai bahan serombotan adalah:
Kangkung 2 ikat, Bayam 2 ikat, Buncis 100 g, Tauge 150 g, Kacang panjang 2 ikat, Kecipir 2 ikat, Pare 100 g, Terung 100 g,
Jenis kacang-kacangan yang digunakan antara lain:
Kacang tanah 50 g, Kacang gude 50 g, Kacang buncis 50 g, Kacang hijau (“kencai’) 50 g,
Bumbu (sambal):
a. Sambal Kelapa:
Kelapa 0,5 butir, Bawang putih 4 siung, Cabai besar 2 buah, Cabai kecil 2 buah, Terasi secukupnya, Kencur secukupnya, Lengkuas 3 iris, MSG 10 g
b. Sambal Koples
Cabai 10 buah, Terasi secukunya, Garam secukupnya, Kacang tanah 50 g, Jeruk limau 1 buah, Minyak kelapa secukupnya,
Cara Pembuatan Serombotan
Pengolahan sayur-sayuran
Selain terung, sayuran disortir kemudian direbus dalam air mendidih sampai matang. Setelah matang terus ditiriskan sambil disiram dengan air dingin. Setiap jenis sayuran direbus sendirisendiri karena memerlukan lama waktu perebusan yang berbeda-beda sampai matang. Sayuran yang telah dingin (kecuali tauge) dipotong-potong lalu dicampur dengan bumbu.
Pengolahan Kacang-kacangan
Kacang tanah digoreng sampai matang, sedangkan kacang gude dan buncis direbus sampai matang. Kacang hijau dikecambahkan pendek (“kencai”)
Pembuatan Bumbu
Menurut Suter dkk., (1991) pembuatan bumbu (sambal) serombotan adalah sbb.:
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat proses pembuatan Serombotan pada Gambar berikut:
Bila serombotan mau dihidangkan maka setiap jenis sayuran yang sudah dipotong-potong diambil dengan jumlah yang hampir sama, selanjutnya diberi sambal kelapa dan sambal koples secukupnya, terus dicampur dan diaduk (Anon., 2003).
Biasanya serombotan yang dijual di warung-warung, untuk sayuran ditempatkan dalam nampan yang diletakkan di atas meja dan ditutup dengan daun pisang atau plastik seadanya, namun ada juga yang membiarkan terbuka. Sedangkan sambal koples dan sambal kelapa disiapkan dalam mangkuk yang tertutup. Jika ada yang ingin membeli, penjual mengambil sayuran dengan tangan dan sambal dengan menggunakan sendok. Serombotan biasanya disajikan di atas sebuah piring, namun bila pembeli ingin membawa pulang, serombotan biasanya dibungkus dengan daun pisang, kertas minyak atau plastik
Kandungan zat gizi
Menurut Suter dkk. ( ? ), kandungan zat gizi serombotan untuk setiap 100 g adalah:
Energi 87,10 kkal, Karbohidrat 8,20 g, Protein 3,90 g, Lemak, 4,30 g
http://traditionalcuisine.unud.ac.id/ind/wp-content/uploads/2009/02/serombotan.pdf



