Terapi Ayurveda Mengendalikan Stres
Terapi Ayurveda Mengendalikan Stres
Di zaman yang serba modern ini, penyebab stres semakin meningkat dan dialami oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga manula. Penyebabnya pun beragam, mulai dari masalah yang disadari penyebabnya seperti masalah pekerjaan atau masalah rumah tangga, hingga penyebab stres yang kadang tidak disadari, seperti efek radiasi elektromagnetik dari penggunaan komputer, telepone seluler dan barang elektronik lain.
Seperti apakah terapi Ayurveda itu?
============ ========= ========= ========= ========= ======
Stres tak hanya dialami orang dewasa, tanpa disadari anak-anak pun mulai mengalami stres. Lalu lintas padat, pekerjaan rumah yang tak pernah berhenti, tuntutan orangtua terhadap anak-anak perlahan mengubah sifat alami anak-anak. Ditunjang dengan berbagai permainan elektronik sebagai hiburan pengganti perhatian orangtua, anak-anak tak lagi mengenal alam yang menjadikan mereka kurang peka terhadap lingkungan juga kurang dapat bersosialisasi. Hal ini perlahan menyebabkan generasi muda mulai kehilangan human touch-nya dan menjadi mekanis seperti mesin.
Penyebab utama stress adalah pikiran. Kekacauan pikiran, tak hanya menyebabkan kacaunya aktivitas sehari-hari namun juga koordinasi organ-organ tubuh, hal inilah yang menyebabkan penyakit tubuh, mulai dari flu hingga kanker. Tubuh manusia bagaikan kereta, dengan kuda panca indera, pikiran sebagai sais, dan jiwa sebagai pemilik. Untuk berjalan dengan nyaman sais harus dapat mengendalikan kuda, dan sais berada di bawah perintah pemilik. Jika salah satu baut roda kendur, maka tak hanya perjalanan yang menjadi tak nyaman, perjalanan terancam terhambat, malah terhenti. Agar perjalanan evolusi jiwa berjalan dengan lancar, paling tidak harus terjadi koordinasi yang baik antara tubuh, pikiran dan jiwa.
Ketika terjadi sebuah ketidakseimbangan, maka terjadi ketidaknyamanan, inilah yang disebut oleh bahasa modern; stres. Dan, tak seorang pun dapat luput dari stres, hal ini adalah sesuatu yang tak dapat dihindari atau dihilangkan. Yang dapat dilakukan adalah mengolah stres, dan menjaga serta mempersiapkan tubuh untuk menghadap tantangan kehidupan yang akan selalu bertemu stres.
Ketika Anda adalah seseorang dengan aktivitas 12 jam di depan komputer dan harus berkendaraan melewati padatnya jalan raya di saat berangkat dan pulang kerja, stres yang dialami bukanlah hanya pada tubuh dan pikiran, tetapi juga bawah sadar Anda. Ketika Anda menggunakan komputer, mouse, telepone seluler, jari-jari Anda berhubungan langsung dengan listrik dan elektromagnetik. Pada jari-jari Anda terdapat sarat-saraf dan titik peraba yang berhubungan langsung dengan otak Anda.
Tanpa Anda sadari, dari hari ke hari, tubuh Anda terkena radiasi elektromagnetik. Atau, pernahkah Anda memperhatikan, ketika Anda menghabiskan waktu beberapa saat duduk di sebuah kursi rotan, bersandar dan memikirkan sesuatu, mungkin masalah pekerjaan dan keluarga, dan ketika Anda bangkit berdiri, jejak anyaman rotan tercetak pada punggung mungkin juga di kaki Anda. Proses yang sama terjadi pada hal-hal lain.
Tubuh merekam seluruh peristiwa yang kita alami, dan bagi tubuh apa pun yang Anda pikirkan, merasuk, terutama ketika selalu diulang, menjadi sebuah program pada tubuh Anda. Suasana kantor yang penuh masalah, ingatan ketika dimarahi semasa kecil, dan berbagai hal lain. Anda mengira Anda santai, tetapi nyatanya, jauh di dalam sel dan membran Anda, ketegangan itu masih ada, Anda belum mampu menghapus program yang tanpa sengaja Anda ciptakan.
Menurut Ayurveda, literatur kesehatan holistik Timur Kuno, salah satu penyebab ketidakseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa berawal dari ketidakseimbangan tiga daya vital pembentuk tubuh yaitu Vata, Pitta, Kapha (angin, api dan air) yang merupakan kombinasi komposisi yang berbeda. Perbedaan komposisi inilah yang menciptakan sebuah karakter tertentu. Berdasarkan sifat-sifat alam.
Vata atau api menentukan ”pergerakan’ ‘ dalam tubuh. Pitta atau angin berperan daam proses metabolisme, sedangkan Kapha atau air adalah cairan tubuh yang melindungi, menghidupi, dan menjaga organisme di dalam tubuh. Ketidakseimbangan ketiga unsur inilah yang dapat menjadi akan penyebab dari segala unsur penyakit.
Untuk mengembalikan tubuh pada keadaan yang seimbang, diperlukan perawatan menyeluruh yang mengembalikan keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa. Perawatan ala Ayurveda mulai dari diet makanan tertentu serta perawatan tubuh dalam bentuk pijat untuk keseimbangan unsur tubuh, latihan meditasi dan yoga, serta mengucapkan afirmasi.
Sampah-sampah pikiran dan emosi dalam bentuk amarah, kegelisahan ini terlebih dahulu harus dikeluarkan dengan teknik-teknik tertentu dipandu dengan seorang terapis yang sudah berpengalaman. Proses ini tak bisa dilakukan hanya sekali, selain karena masih ada begitu banyak lapisan juga kita beraktivitas dan menciptakan sampah baru.
Pikiran kita ibarat memori sebuah komputer, banyak file yang sebenarnya sudah tak diperlukan, namun masih terus disimpan. Detoksifikasi pikiran ini berfungsi untuk membuang semua file usang agar dapat diisi dengan yang baru.
Terapi untuk tubuh dalam Ayurveda bukanlah untuk kenyamanan, namun memperbaiki sirkulasi energi dan menstimuli kerja organ melalui titik-titik tertentu yang disebut marma, hal ini berfungsi untuk mempersiapkan tubuh untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
Untuk mendapatkan rasa rileks yang total, seseorang harus mendapatkan perawatan tertentu. Salah satunya adalah dengan perawatan pijat. Terdapat beberapa macam perawatan pijat dalam Ayurveda. Yang paling sering disarankan adalah Abhyanga Therapy, yaitu pijat seluruh tubuh yang dilakukan sesuai dengan karakter tubuh seseorang. Dalam pemijatan ini, seluruh jaringan tubuh akan diajak untuk kembali ke sifat asalnya, dengan melancarkan aliran darah dan menstimuli titik-titik tertentu yang disebut titik marma.
Yang menjadi faktor penentu agar dapat mencapai rileksasi dalam proses terapi ini adalah terapis yang melakukan pemijatan. Seorang terapis sangat memegang peranan penting, karena kondisi seorang terapis mempengaruhi klien yang ditanganinya. Ketika seorang terapis dalam keadaan yang tidak rileks, mengerjakan terapi dengan berbagai macam pikiran di kepalanya, maka yang terjadi bukanlah rileksasi justru sebaliknya. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang terapis membutuhkan latihan-latihan yang tidak pernah berhenti untuk menjaga tubuh, pikiran dan jiwa dalam kondisi prima.
Dengan tubuh yang segar, seseorang dapat berpikir lebih jernih, dengan sendirinya dapat lebih mengembangkan potensi diri, merasakan kenikmatan hidup dan kedamaian jiwa. Seorang teman bertanya, ‘’selama ini jiwa melulu yang dibicarakan, bagaimana dengan tubuh? Masalah kecantikan dan ketampanan? Bukankah hal itu juga penting?” Ayurveda menyentuh setiap lapisan kesadaran; tubuh, pikiran, dan jiwa.
Kecantikan yang sejati berasal dari dalam hati adalah ungkapan yang dapat menjelaskan inner beauty, di mana kecantikan yang sejati terpancar dari seluruh tubuh. Namun bagaimana untuk memunculkan kecantikan sejati ini? Bagi kaum wanita khususnya para ibu rumah tangga yang merangkap sebagai wanita karier cenderung mengalami stres yang lebih besar. Karena selain bertanggung jawab pada perusahaan tempatnya bekerja, ia pun bertanggung jawab untuk mengurus keluarga juga pada lingkungan sosial.
Sibuk mengurus segala sesuatu untuk keluarga, wanita pun cenderung melupakan kebutuhannya sendiri. Waktu libur yang seharusnya adalah kesempatan untuk membuat tubuh, pikiran dan jiwa menjadi lebih santai jarang terjadi. Pergi berdarmawisata bersama keluarga ke tempat-tempat hiburan belum menjamin tubuh, pikiran dan jiwa menjadi lebih segar, justru membuat tubuh menjadi lebih lelah. Libur atau holiday yang sesungguhnya adalah saat di mana seseorang dapat mengembalikan kesegaran tubuh, pikiran dan jiwa sehingga dapat menghadapi tantangan di kemudian hari.
Debby Sutopo
Terapis di L’Ayurveda
