Sawah dan Petani Menghilang di Kemoning
Desa Adat Kemoning terletak di wilayah administrasi pemerintahan Kecamatan Semarapura Klod, Kabupaten Klungkung, propinsi Bali. Secara geografis wilayah desa adat Kemoning terletak di tengah kota Semarapura Klungkung. Dalam dekade tahun 1950 an, mayoritas penduduk desa adat Kemoning berprofesi sebagai petani baik sebagai petani disawah maupun petani di ladang.
Seiring dengan perkembangan jaman dengan meningkatnya taraf pendidikan masyarakat desa adat Kemoning, telah menggeser mata pencaharian sebagian besar masyarakat desa adat kemoning. generasi masyarakat desa adat kemoning kelahiran pasca tahun 1960-an telah memilih profesi menjadi pegawai negeri, pegawai swasta dan wiraswasta atau berdagang sebagai pilihan mata pencahariannya. Begitu pula dengan generasi selanjutnya seiring dengan meningkatnya industri pariwisata di Bali, sebagian besar masyarakat desa adat kemoning memilih profesi yang terkait dengan industri pariwisata. Sehingga hampir dipastikan tidak ada generasi penerus yang melanjutkan profesi sebagai petani di desa adat kemoning.
Berdasarkan letak geografis, wilayah desa adat kemoning merupakan bagian wilayah administrasi dari kota Semarapura, ibukota kabupaten Klungkung. Rumah Sakit Kabupaten Klungkung terletak di wilayah desa adat Kemoning. Sehingga lahan pertanian di wilayah desa adat kemoning sangat cocok dijadikan target pengembangan kawasan kota terkait dengan penyediaan kawasan perumahan bagi penduduk Semarapura. Dengan adanya program LC di subak Uma Lemek yang notabena wilayah desa adat Kemoning telah menjadikan kawasan pertanian itu dalam waktu singkat kurang lebih 10 tahun telah berubah menjadi kawasan perumahan yang padat dan dibarengi oleh berbagai permasalahan sosial masyarakat yang mengikutinya. Seperti adanya kasus pengerusakan rumah di Uma Lemek karena diduga sebagai pendatang yang tidak mau mengikuti aturan desa Adat Kemoning dan pendatang berencana membuat banjar baru diluar desa adat kemoning.
Masihkah ada krama Subak di Uma Lemek, Kemoning? Pertanyaan yang sulit dijawab oleh warga desa adat Kemoning sendiri bahkan oleh Kelian Subaknya sekalipun. Apakah Lahan pertanian di Desa Adat Kemoning masih ada??? Suka tidak suka, seiring berjalannya waktu maka kita menemui fakta bahwa sawah / lahan pertanian dan petaninya menghilang dari desa adat kemoning.


