Baru
Pratama under Uncategorized
Benarkah Makna dari hari buda cemeng kelawu itu sehari tidak melakukan transaksi jual beli? begitulah yang saya baca di facebook…
Benarkah Makna dari hari buda cemeng kelawu itu sehari tidak melakukan transaksi jual beli? begitulah yang saya baca di facebook…
Seperti memaknai hari raya suci umat hindu lainnya, seperti:
Hari Saraswati: memperingati turunnya ilmu pengetahuan, pada hari raya ini umatnya yang meyakininya diharapkan untuk melangsungkan persembahyangan kepada dewi saraswati sebagai dewi ilmu pengetahuan. Jadi pada hari raya saraswati, buku - buku pelajaran bukannya tidak boleh di baca, tapi di ingatkan pada hari raya ini jangan lupa bukunya untuk di sembahyangin.
Hari Tumpek Bubuh (Tumpek Wariga, Tumpek Pengatag), sebagai penghormatan kepada Tumbuh-tumbuhan. jadi pada hari raya ini semua tanaman bukannya digunakan sebagai persembahan, melainkan didoakan sebagai bentuk penghormatan kepada tanaman yang sudah memberikan rejeki makanan buat manusia. Bolehkan kita makan sayur-sayuran pada hari Tumpek Wariga ? boleh saja dan tidak ada yang melarang, tapi di ingatkan jangan lupa berdoa kepada tumbuh-tumbuhan untuk kesuburannya.
Hari Tumpek Uye atau Tu Tumpek Kandang, di peringati sebagai penghormatan kepada semua jenis hewani. pada hari raya ini di sarankan untuk tidak menggunakan daging sebagai bagian dari persembahan, melainkan di doakan sebagai bentuk penghargaan kepada semua jenis hewani yang sudah memberikan rejeni makanan bagi umat manusia. Bolehkan makan daging di hari raya ini ? boleh saja dan tidak ada yang melarang, tapi di ingatkan untuk jangan lupa berdoa kepada semua jenis hewani demi kelestariannya.
Menjawab pertanyaan tude tentang topik Buda Wage Kulawu, dari jawaban pembanding diatas, pada prinsipnya juga sama. pada hari ini umat manusia tidak ada yang dilarang untuk membelanjakan uangnya, melainkan di ingatkan untuk merenungi kembali tentang asal muasal uang yang di milikinya, apakah di dapatkan dari jalan dharma atau bukan. dan jangan lupa untuk selalu mensyukurinya dan berdoa kepada Dewa Rambut Sedana, sebagai dewa Artha.
Nah jeg beneh to De…walaupun kita merasa kurang enak untuk menggunakan uang pada hari suci budha Cemeng kelawu, tapi saat ini kan jaman sudah canggih kone De, transaksi bisa melalui bank transfer, ATM atau pake kartu kredit atau debet hehehe…
Yang terpenting sudahkah Tude pernah “bersedekah” atas setiap uang yang Tude terima ???
Waw!!!! Keren!
Baru kali ini nemu blog orang klungkung dan di kemoning lagi, Hebat ue isinya!!!!!!!!!!!!!!!!!! Mau dong ikutan nimbrung. Sapa sih penggagasnya?
Add A Comment